Banjir Bandang Terjang Desa di Luwu Utara

Banjir Bandang Terjang Desa di Luwu Utara

Bencana banjir bandang menerjang pemukiman warga di tepian aliran sungai Kabupaten Luwu Utara, Sulawesi Selatan, pada Minggu malam (9/8/2026). Peristiwa ini dipicu oleh hujan lebat berdurasi panjang di wilayah hulu pegunungan yang menyebabkan debit air sungai meluap secara mendadak dan menerjang permukiman di sepanjang bantaran.

Arus air deras yang membawa material lumpur tebal, ranting, dan gelondongan kayu merusak puluhan rumah, merendam fasilitas umum, serta memutus akses jalan antardesa. Warga yang panik terpaksa menyelamatkan diri di tengah kegelapan malam menuju tempat yang lebih tinggi guna menghindari ketinggian air yang terus bertambah.

Salah seorang warga terdampak di Kecamatan Masamba, Rusdi (44), menceritakan kepanikan saat luapan air bah tiba-tiba menghantam rumahnya:

“Air datang sangat cepat sekitar jam sembilan malam setelah hujan deras berjam-jam. Tiba-tiba terdengar suara gemuruh keras dari arah sungai, dan dalam hitungan menit air berlumpur sudah masuk setinggi dada. Kami sekeluarga langsung lari menyelamatkan diri tanpa sempat bawa pakaian atau surat-surat penting. Rumah dan perabotan penuh lumpur tebal sekarang.”

Akibat terjangan banjir bandang ini, ratusan kepala keluarga kini terpaksa mengungsi di tenda-tenda darurat dan posko penampungan sementara. Kebutuhan logistik mendesak yang sangat diperlukan para korban saat ini meliputi pasokan air bersih siap konsumsi, makanan cepat saji, pakaian bersih, selimut, obat-obatan serta salep kulit, serta peralatan sekop dan alkon untuk membersihkan endapan lumpur.

Mari Bersama Ulurkan Tangan untuk Warga Luwu Utara

Duka dan kesulitan saudara-saudara kita di Luwu Utara membutuhkan kepedulian nyata dari kita semua. Bantuan yang Anda salurkan akan sangat berharga untuk memenuhi kebutuhan pokok darurat di posko pengungsian serta mendukung proses pemulihan pascabencana.

Salurkan donasi terbaik Anda melalui tautan resmi berikut:

👉 [Tautan Donasi: bit.ly/BantuBanjirLuwuUtara]

Leave a Comment