Bencana tebing longsor menerjang ruas Jalan Lintas Sumatera (Jalinsum) di wilayah Kabupaten Tapanuli Utara (Taput), Sumatera Utara, pada Jumat pagi (7/8/2026). Peristiwa ini dipicu oleh curah hujan ekstrem yang mengguyur kawasan perbukitan sejak malam hari, mengakibatkan dinding tebing setinggi 20 meter runtuh dan menimbun badan jalan.

Material longsoran berupa tanah berlumpur, bebatuan besar, dan pohon tumbang menutup total badan jalan sepanjang puluhan meter. Akibatnya, arus lalu lintas antarkabupaten lumpuh total, memicu antrean kendaraan yang mengular panjang di kedua arah serta mengisolasi mobilitas warga sekitar lereng tebing.
Seorang sopir angkutan barang yang sempat terjebak di dekat lokasi kejadian, Saut Simanjuntak (46), menceritakan detik-detik saat material tebing runtuh menutupi jalan:
“Kejadiannya sekitar jam enam pagi waktu hujan masih rintik-rintik. Tiba-tiba terdengar suara gemuruh keras dari atas tebing, lalu pohon-pohon besar dan tanah lumpur langsung ambrol menutup jalan persis beberapa meter di depan truk saya. Beruntung saya sempat rem mendadak. Jalur tertutup total, kami terjebak berjam-jam kedinginan dan kehabisan bekal makanan di jalan.”
Petugas gabungan dari BPBD Tapanuli Utara, Dinas PUPR, TNI, dan Polri segera mengerahkan alat berat untuk mengevakuasi timbunan tanah dan membuka kembali akses jalur logistik utama tersebut. Kebutuhan mendesak yang sangat diperlukan bagi para pengendara yang terjebak serta warga terdampak di sekitar titik longsor meliputi makanan siap santap, air minum bersih, selimut, terpal darurat, serta obat-obatan pertolongan pertama.
Bantu Korban dan Pulihkan Akses Jalan Tapanuli Utara
Terputusnya akses jalan dan ancaman longsor susulan menyulitkan aktivitas warga serta para pengemudi yang terisolasi. Mari bersama-sama ulurkan tangan untuk memberikan bantuan pangan darurat, air bersih, serta dukungan operasional pembersihan material bencana.
Salurkan kepedulian Anda melalui tautan resmi donasi berikut:
